Sabtu, 16 Juli 2016

TV LED IKEDO 32 Inch Komentar Review Indonesia

 
 
Dengan harga yang menarik, yaitu sekitar Rp. 1.9 juta saja, anda bisa membawa pulang TV LED TV LED IKEDO 32 buatan anak negeri. Untuk TV LED Merk lain yang sudah ternama, harganya bisa 2,5 juta sampai 3,5 juta.
Setelah mencoba beberapa hari, berikut ini penilaian kami yang subjektif:
  • LAYAR. Ini adalah bagian utama dalam memilih TV. Tampilannya cukup tajam, terang, warna cerah. Tidak kalah dengan TV branded lainnya. Tampilan cukup jelas meski dilihat dari kiri kanan. Namun dilihat dari atas atau bawah agak berbeda warna dan terangnya. Namun hal tersebut sudah biasa dan sama dengan TV LED lainnya.
  • SUARA. Untuk suaranya terdengar datar tanpa terasa bassnya. Treblenya pun tidak tajam meskipun setting volume diperbesar. Jadi secara keseluruhan suara cempreng. bagian ini cukup mengecewakan kami, karena keasyikan nonton film menjadi berkurang jika suaranya kurang menggelegar.
  • PORT HDMI cuma satu! wah pelit amat! karena TV biasanya dicolok ke banyak alat sekaligus seperti TV Kabel, Playstation 3 atau komputer laptop. Dengan miskinnya colokan HDMI maka anda harus sering cabut colok tiap ganti alat.
  • ASPECT RATIO tidak ada 1:1 atau Just atau Dots by Dots (Polytron). Jika anda menonton Movie dari USB dengan movie aspect ratio 16:10 atau bukan 16:9 maka tampil fullscreen akibatnya bentuk orang tidak proporsional
  • FULLHD emulasi software. Ini yang paling aneh dan mencurigakan. Baru tahu ada TV 32 inch dengan resolusi FULLHD. Di box / dus tertera resolusi FULLHD 1080. Ini artinya jumlah pixel 1920 x 1080. Setelah kami cek menggunakan laptop ternyata resolusi aslinya adalah 1360x 765 pixel saja! Ini sama seperti layar laptop atau TV LED HD. Meski bisa diset ke 1920 x 1080 namun text menjadi pecah dan tidak jelas terbaca, karena hanya secara software. Menurut kami ini adalah penipuan, karena sebenarnya hardware layar TV tersebut adalah HD saja.
  • Dari modelnya TV IKEDO seperti sama dengan TV COOCAA. Namun TV COOCCA lebih banyak port HDMInya dan lebih jujur tidak menyebutkan resolusi FULLHD meski bisa juga secara software.
Menurut kami lebih baik memilih TV COOCAA dibandung IKEDO, karena lebih jujur dan garansi lebih panjang. Kalau IKEDO cuma 1 tahun garansi, sedangkan COOCAA garansi 3 tahun. Dengan selisih harga sekitar 100rb saja, sebaiknya anda memilih COOCAA karena jumlah port HDMI dan lama garansi.

Selasa, 12 Juli 2016

Komentar Wisata air di Panghegar Waterboom Bandung di High Season

 
 
 
Untuk anda yang akan berwisata di Panghegar Waterboom Bandung jl.Mengger Tengah 37 dekat komplek Batununggal, sebaiknya memperhatikan hal ini:

1. Harga Tiket

Harga tiket High Season : Rp. 85.000,- perorang
Harga tiket Weekday : Rp. 40.000,- perorang
Harga tiket Weekend : Rp. 50.000.- perorang

2. Makanan dari Luar

Sebaiknya anda tidak membawa makanan dari luar, karena akan dirazia, digeledah tepatnya dibongkar banyak petugas sampai ke dasar tas. Meski tidak menggunakan sinar X-Ray, namun usaha anda untuk menyelundupkan makanan/minuman ke dalam wahana, adalah sia2. Resistance is Futile!

Kedatangan kali ini adalah yang kedua. Namun kali ini kami datang di High Season. Setelah menghitung2 kondisi dompet dan tidak mau diperlakukan seperti penyelundup, kami berputar 180 derajat atau balik kanan alias pulang lagi. Ternyata bukan kami saja yang begitu, beberapa tamu lain yang bermobil (apalagi bersepeda motor) melakukan hal yang sama. Alhasil hanya beberapa mobil saja yang terlihat di parkir. Sayangnya kami tidak bisa mereview kualitas dan harga makanan di dalam wahana, namun anda tentu bisa menebak harganya, bukan?

Wassalam Panghegar Waterboom Bandung!

Minggu, 10 Juli 2016

Info Kamar & Rumah Penginapan Bandung dekat Pasteur, Lembang & Bandara Husein yang murah dan nyaman

 
Mau ke bandung bareng keluarga, teman & rekan? Tidak usah khawatir mencari penginapan, karena tempat/rumah ini siap menampung 2 – 17 orang. Serasa bukan tamu karena tidak dicampur tamu lain.
  1. Megaraya Guest House (Muat 13 orang)
  2. Pondok Eyang Guest House (Muat 8 orang)
  3. Sukaraja Guest House (Muat 17 orang)
  4. Arlin Guest House (Muat 8 orang)
  5. Tramp Guest House (Muat 17 orang)
  6. Megasari Guest House (Muat 12 orang)
Untuk bertanya atau booking tempat, silakan hubungi Ai Nurhayati 0857 2382 6100

Minggu, 03 Juli 2016

Komentar Review Laptop Netbook Asus X200MA


 Laptop ukuran kecil Netbook ini mempunyai spek sebagai berikut:
•CPU Intel Celeron N2920 @1.86Ghz Quadcore
•RAM 2GB
•Hard disk 500GB
•Layar 11,6 Inch Resolusi 1366 x 756 pixel
•Port VGA, HDMI, 2xUSB2.0 + 1xUSB3.0, Audio Out, LAN, Power DC
•Card Reader
 
Keunggulan:
  • Cukup mumpuni untuk digunakan sehari-hari seperti browsing internet, kantoran (word, excel, powerpoint).
  • Untuk menonton film HD MP4, MKV masih mulus lancar tanpa tersendat-sendat.
  • Baterai cukup lama 3-5 jam untuk pemakaian seperti diatas
  • Bobot cukup ringan yaitu 1,2 Kg sehingga sangat enak untuk dibawa-bawa.
  • Layar cukup terang dan teduh
  • Suara dari Sonic Master yang kencang dan seimbang antara bass & treble
  • Touchpad cukup besar dan luas
  • Keyboard chicklet yang empuk dan enak untuk mengetik
  • Tidak panas saat digunakan lama
  • Body plastic matte yang tidak mudah terlihat kotor








Kekurangan:
  • Karena RAM Cuma 2 GB maka hanya cocok menggunakan OS Windows 32 bit. Kalau menggunakan 64 bit dijamin jalannya sangat lambaaaaaat..... Buka2 folder aja nunggu lama, apalagi buka2 aplikasi.
  • Tapi kalau pake OS Windows 32 bit jalannya sangat lancar dan cepat. Buka2 software grafis seperti Coreldraw X7 & Photoshop CS6 juga cukup cepat seperti komputer desktop.
  • Untuk main game 3D juga sangat tidak dianjurkan karena membuat komputer bekerja keras dan berisik, tampilan ngelag alas patah-patah. Kecuali game kecil seperti Zuma, Tetris, Solitaire
  • Install windows 8.1 64 bit via Flash disk juga terasa lama, sekitar 30 menitan, kalau pake 32 bit cuma 15-20 menit.
  • Jika menggunakan Windows 10 32 bit, harus download driver VGA Intel HDnya karena DVD bawaan tidak cocok. Tapi jika sudah terpasang Windows 10 di laptop ini, performanya terasa lebih cepat dibanding Windows 8.1
  • Body bertekstur sehingga berpotensi terselip debu.
  • Body plastic yang terkesan mainan dan murahan
  • Untuk mengcopy film-film Mkv HD kecepatan maksimal hanya 30MB/s via USB 3.0. 1 Film HD ukuran 700 MB bisa dicopy selama 20 detik. Di laptop lain padahal bisa 10-15 detik.
 


Kamis, 16 Juni 2016

JNE vs POS. Mana yang terbaik?

Untuk anda yang tinggal di bandung, sebaiknya menggunakan jasa JNE dibanding POS Bandung. Alasannya karena Ongkir (Ongkos Kirim) JNE lebih murah dan Cekir (Kecepatan Kirim) lebih singkat. Hanya beberapa kota saja yang lebih murah seperti ambon, bukittinggi, lhokseumawe dll. Jelasnya lihat tabel ini. Data diambil dari www.cektarif.com



Tarif JNE vs POS dari Bandung 2016

Kecepatan kirim POS terbilang lama karena dari agen / kantor cabang barang dikumpulkan ke kantor POS pusat jam 24 malam. Tetapi jika anda kirim lewat batas (Cut of Time) sekitar jam 12.30, maka paket dikumpulkan ke kantor POS pada jam 24 keesokan harinya. Tidak seperti kantor JNE yang lebih lama jam operasinya dan barang bisa dikirim ke kantor pusat tanpa harus menunggu tengah malam. Selain itu kertas resi POS sangat tipis, sulit terbaca dan rentan rusak.
Itulah mengapa para pedagang Online di Bandung lebih memilih JNE dibanding POS.
 
Lalu bagaimana dengan ongkir dari daerah lain? Berikut ini hasil riset ongkir di kota Kebumen:
 
 
Wow! disini berbeda sekali hasilnya. Semua tujuan dari kebumen ke kota lain jauh lebih murah lewat POS! Dan anehnya, tarif website POS berbeda dengan kenyataan di lapangan. Terlihat pada foto di bawah ini, ongkir dari Kebumen ke Bandung cuma Rp.12rb dan Kebumen ke Jakarta Rp.14rb. Beda banget alias jauh lebih murah dibanding harga di Websitenya, bukan? Bersyukur jika anda tinggal di Kebumen, dimana ongkir POSnya murah banget! Para pedagang Online di kebumen tentu menggunakan jasa POS di kota ini.
 


 
Bagaimana di kota anda? Sebelum memutuskan menggunakan expedisi apapun, coba buat tabel perbandingan ongkir seperti di atas dengan bantuan www.cektarif.com. OK!
 
 
 

Minggu, 05 Juni 2016

Gratis Download Jadwal Imsakiyah 2016 / 1437H Bandung, Cimahi dsk

Jadwal Imsakiyah 2016 / 1437 H Bandung, Cimahi dsk, High Resolution 3391 x 2494 Pixel. Desain Sederhana dan Informatif, cocok untuk di cetak/print atau disimpan sebagai Wallpaper Gadget anda. Gratis Download format JPG. Sumber diambil dari Kementerian Agama Jawa Barat. Selamat menunaikan ibadah Shaum Ramadhan. Tetap semangat OK!

Rabu, 04 Mei 2016

Membuat SIM C tanpa Calo? Siapa Takut ??

Sebagai warga bandung yang baik dan anti KKN, saya mengantar anak saya yang perempuan untuk membuat SIM C di Poltabes Bandung jl.Jawa nomor lupa lagi. Kamipun parkir motor di trotoar yang katanya khusus untuk pejalan kaki, dengan membayar Rp.2.000,-.  Ternyata tukang parkirnya sangat ramah: "Ada yang bisa dibantu?"...... "Iya pa, tolong bantu jaga motor saya baik-baik", jawab saya pura pura bego.


Saat masuk gerbang kami dicegat dan diinterogasi Polisi:
"Mau apa pak?",
"Mau buat SIM C, pak polisi"..... (Masa mau bikin gara2, pikir saya)
"Mau kami bantu?
"Terima kasih pak, tolong bantu jaga keamanan baik2 pa" jawab saya pura pura pinter
"Ada keterangan sehat dari dokter?
"Belum pak, dimana dapetin surat keterangan sehatnya?"
"Bapak ke jalan ke ujung sana lalu menyeberang, di dekat bimbel X masuk lagi sampai pojok, belok kanan lalu ketemu tukang baso setelah itu naik di gang sempit ada rumah yang ga ada nomornya, masuk aja tapi jangan lupa siapin fotokopi KTP anak bapak"
"Ok Siap pa!" (sambil pura pura ngerti)


Setelah susah payah mendapatkan surat keterangan sehat seharga Rp.40.000,-, kami kembali ketemu Polisi tadi sambil memperlihatkan surat tsb. Dengan wajah cemberut Polisi tadi mempersilahkan kami masuk ke Loket 1 yang judulnya Pendaftaran.


Di Loket 1 kami dimintai keterangan lagi dan diarahkan ke Loket 3 untuk difoto. Di Loket ini antriannya cukup (tepatnya : sangat) panjang. Di sini mahasiswa, pengusaha supir angkot dan penjahat terlihat sabar. Sangat terasa suasana Bhineka Tunggal Ika, meski berbeda tetapi tetap satu tujuan yaitu membuat SIM. Para pemohon SIM tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu sambil nonton TV LED yang memutar film semut perang karena antena kurang pas. Situasinya seperti gambar di bawah ini.





Akhirnya nama anakku pun dipanggil untuk difoto dengan buru-buru. Setelah itu saya membayar uang pembuatan SIM C sebesar Rp.100.000,- yang saya bayar tunai. Kamipun disuruh untuk ke Loket 5 untuk membayar Asuransi sebesar Rp.50.000,- . Jadi sampai saat ini uang keluar: Rp.2000 + Rp.40.000 + Rp.100.000 + Rp. 50.000 jadi total Rp.192.000,-.


Langkah kami selanjutnya adalah ke Ruang Ujian Teori yang juga antri seperti ini. Ujian Teorinya menggunakan komputer terkini dengan OS Windows 8.1 yang ribet. Untung anak saya jago main game jadi terbiasa klik-klik di layar. Pemohon lain yang ndeso dan sudah uzur, tampak kesulitan memegang mouse sehingga yang diklik selalu tombol Close. Meski anak saya termasuk pintar (langganan rangking 5 besar) di kelasnya dan sudah latihan soal2 di internet, ternyata tidak menjamin lulus ujian SIM C. Selain soal yang cenderung cocok untuk montir motor, waktunya singkat (15 menit), Polisi pengawas ujian pun tidak henti-hentinya menjelaskan aturan ujian yang sudah sangat jelas. Jawaban anak saya hanya benar 17 dari 30 soal, anakku pun harus mengulang / her minggu depan. Catatan: Agar lulus minimal 21 jawaban benar





Singkat cerita kamipun datang lagi minggu depan. Tidak lupa parkir seperti biasa di Trotoar dan bayar Rp.2.000,-


Alhamdulillah pada Ujian Teori kali ini anak kami lulus nilai 24 dari 30 soal. Itu berkat pengalaman sebelumnya dan bisikan dari Bapak Polisi yang baik (tepatnya: kasihan) pada anak kami yang bolak balik Ujian Teori.
Setelah jingkrak-jingkrak kegirangan kami masuk ke ruang Simulasi yang sepi. Untuk itu digunakan motor (nyaris) gede seperti kawasaki Ninja seperti terlihat di foto. Anakku yang perempuan ini harus bisa mengendalikan sepeda motor tsb, seperti kopling, rem, gas dan body yang besar. Setelah beberapa kali dilatih, tetap sulit mengendalikan sepeda motor tsb apalagi mematuhi aturan lalu lintasnya. Akhirnya anakku terpaksa tidak lulus karena pada simulasi sering melewati garis, melabrak lampu merah, naik trotoar dan menggilas anak-anak.





Kamipun diminta kembali minggu depan untuk berlatih simulasi sepeda motor besar tsb. Karena anak saya tidak pernah main game motor balap di Game Master, jadinya pesimis bisa lolos ujian Simulasi tsb. Sambil istighfar dan introspeksi diri, niat untuk menjadi warga yang baik dan bebas KKN, kami batalkan. Dengan hati yang tulus tanpa ada niat riya, saya memberi infaq / shodaqoh (bukan uang suap lho!) sebesar Rp. 350.000,- kepada petugas agar SIM bisa beres hari ini tanpa ada ujian apapun lagi.





Saat ini dompet kami sudah terkuras sampai Rp.550.000 lebih. Sehingga rencana nonton di Bioskop film "Batman Vs Preman" terpaksa batal demi hukum. Padahal kalau sejak awal mau bayar calo sih cuma habis Rp.500.000,- saja. Di Loket terakhir yaitu Loket 8 yang berjudul pengambilan SIM ASLI (Catatan: SIM PALSU ada di loket 13), kami menunggu lagi yang ketiga kalinya. Kali ini proses tunggu lebih lama, tetapi kami nikmati saja sambil ngobrol2 dengan pemohon lainnya yang sejak awal sudah mempercayakan pada calo.





Jika SIM diterima pemohon, ada tombol yang tersedia. Tombol Merah jika tidak puas, Biru untuk puas dan Hijau untuk sangat puas. Bapak polisi membantu mengingatkan sambil mengarahkan untuk memijit tombol Biru. Setelah SIM jadi, maka tanpa ragu-ragu anakku menekan tombol warna.... (anda tentu bisa menebaknya, bukan?)


Akhirnya kami bisa meninggalkan kantor polisi dengan bahagia karena lolos ujian teori, meski tidak lolos ujian Simulasi dan tidak ikut ujian Praktek. Untuk anda yang ingin menjadi warga negara yang baik dan bebas KKN, saya ucapkan Good Bye! ......ehhh.... Good Luck!....... Hidup Persib!!!